Sistem Aplikasi Waterproofing Indoor

Sistem Aplikasi Waterproofing Indoor

  1. Toilet
    Di dalam kamar mandi, masalah yang paling sering terjadi adalah merembesnya air ke dalam dinding atau lantai. Apalagi, kebanyakan kamar mandi di Indonesia adalah kamar mandi basah, sehingga air sering menggenang dalam waktu cukup lama. Air yang merembes tadi menjadi masalah apabila rembesannya sampai ke dinding di luar kamar mandi. Yang lebih parah lagi, kalau kamar mandi terletak di lantai 2, air yang masuk ke lantai bisa merembes ke plafon lantai di bawahnya. Akibatnya, dinding dan plafon menjadi lembab dan timbul bercak-bercak serta ditumbuhi jamur. Tentu ini sangat mengganggu pemandangan. Untuk mencegah timbulnya masalah tersebut, harus ada yang menghalangi masuknya air ke dalam lantai atau dinding kamar mandi. Bahan yang bisa memblikir air tersebut adalah waterproofing. [1]
  2. Dapur
    Di area dapur ini, tidak hanya air yang berpotensi terkena tembok, namun juga ada minyak, kecap, serta bumbu dapur lainnya yang dapat mengotori bagian tembok tanpa disengaja. Mulai dari area cuci piring, area memasak, area mengolah makanan, semuanya banyak melibatkan cairan dalam berbagai bentuk yang dapat mengotori tembok dapur Anda. Karena itu, menggunakan cat waterproof di dapur menjadi sangat penting. [2]

Referensi:

[1] www.kompas.com

[2] www.homify.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *